Kelompok Perempuan Peduli Desa (KPPD) Desa Punjung, Kec. Kebonagung, Kab. Pacitan
12 Februari 2009
10.00 Wib – 13.00 Wib
Suasana Desa Punjung agak berbeda dibanding hari-hari biasanya, pada tanggal 12 Februari 2009 banyak tamu dari SKPD Kab. Pacitan yang datang ke Balai Desa. Pada pagi itu, KPPD Punjung sengaja mengundang beberapa Dinas dan DPRD Kabupaten Pacitan untuk mengajak dialog untuk mencari solusi terkait dengan banyaknya permasalahan yang dihadapi warga desa. Selama ini warga hanya bisa mengeluh dengan kurangya perhatian dari pemerintah atas permasalahan yang dihadapi warga desa. Contohnya adalah permasalahan jalan. Sampai sat ini belum ada satu ruas jalan di Desa Punjung yang teraspal. Mayoritas jalan yang ada baru jalan makadam, hanya sebagian kecil saja yang sudah di rabat.
Selain itu, masalah minimnya dana operasional Posyandu. Dalam satu tahun, Posyandu hanya mendapat dana sebesar Rp. 60.000,- yang berasal dari ADD (Alokasi Dana Desa). Padahal Presiden SBY menyerukan penggalakan kembali Posyandu, akan tetapi di Pacitan, kota kelahiran presiden, dana untuk operasional Posyandu sama sekali belum dianggarkan dalam APBD secara khusus oleh pemerintah. Serta permasalahan terkait dengan pertanian, peningkatan perekonomian warga, dan lain sebagainya.
SKPD yang hadir pada hari itu berasal dari Dinkes, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Kopperindag, Dinas Pendidikan serta sekretaris Camat Kebonagung. Beberapa SKPD yang diundang tidak hadir dengan berbagai alasan. Termasuk dari DPRD tidak ada yang hadir dengan alasan semua wakil rakyat sedang ada kunjungan dinas ke Jawa Barat.
Walaupun warga kurang puas dengan jawaban dari SKPD yang diundang, tetapi ada beberapa informasi terkait dengan program pemerintah yang dapat di akses warga. Antara lain pelatihan ketrampilan untuk perempuan, kredit usaha kecil dengan bunga ringan, program bantuan peralatan pertanian, dll.
Hdc